Minggu, 04 Oktober 2020

Manfaat Daun Bidara untuk Kesehatan: dari Cegah Diabetes hingga Kolesterol


manfaat daun bidara

Bidara atau widara (ziziphus mauritiana) adalah sejenis pohon yang tumbuh di daerah kering. Manfaat daun bidara untuk kesehatan yang akan diulas ini mungkin belum banyak kamu ketahui.

Tanaman ini dikenal pula dengan nama jujube. Salah satu bagian dari pohon ini yang mempunyai manfaat untuk kesehatan adalah daunnya.

Manfaat daun bidara

Daun bidara mempunyai beberapa manfaat untuk kesehatan tubuh. Pohon bidara biasanya tumbuh sekitar 6-15 meter dengan ranting dan cabang yang beberapa bagiannya tedapat duri. Tetapi daun bidara memiliki permukaan halus.

Berikut beberapa manfaat daun bidara untuk kesehatan:

1. Meringankan diabetes

Diabetes adalah salah satu penyakit yang dianggap berbahaya jika tidak mendapatkan perawatan yang maksimal. Beberapa pengobatan perlu dilakukan untuk mengobati atau mengurangi efek komplikasinya.

Salah satu bahan herbal yang bisa dimanfaatkan untuk mengurangi efek buruk diabetes adalah dengan daun bidara.

Daun bidara memiliki kandungan senyawa yang mampu melindungi tubuh dari kerusakan sistem pengaturan kadar gula. Kamu bisa mengonsumsi rebusan daun bidara untuk menstabilkan kadar gula dan darah.

Daun bidara juga dapat membantu dalam mengatur sistem perlindungan terhadap pengoptimalan produksi insulin.

2. Melindungi efek buruk sinar matahari

Daun bidara juga dapat melindungi kulit dari kerusakan akibat paparan dari radiasi sinar matahari. Radiasi sinar matahari sendiri dianggap dapat mengakibatkan berbagai masalah kesehatan kulit, di antaranya termasuk munculnya sel kanker kulit atau melanoma.

3. Meredakan demam

Manfaat lain dari daun bidara juga menurunkan suhu tubuh yang tinggi. Daun bidara ini dapat dijadikan sebagai pengobatan alternatif pada penderita demam tinggi.

4. Mengurangi kolesterol

Daun bidara juga bisa menurunkan kolesterol jahat dalam darah. Kolesterol dalam tubuh bisa turun jika kamu mengonsumsi serat daun bidara yang larut dalam air.

Serat tersebut bisa didapatkan dari air rebusan daun bidara. Manfaat daun bidara ini bisa mengikat kolesterol dalam sistem pencernaan dan membuangnya keluarnya melalui urine atau feses.

5. Mempercepat penyembuhan Luka

Manfaat daun bidara selanjutnya yaitu untuk mempercepat penyembuhan luka. Daun bidara dipercaya memiliki sifat anti-inflamasi dan antibakteri yang dapat membantu penyembuhan luka seperti luka sayatan, lecet, atau luka akibat goresan.

Daun bidara juga memiliki senyawa glikosida yang bermanfaat membantu menyembuhkan luka bakar dan membantu menghilangkan bekas luka pada kulit. Manfaat daun bidara untuk menyembuhkan luka berasal dari kemampuannya untuk mempercepat regenerasi kulit.

6. Melancarkan sistem pencernaan

Kegunaan daun bidara untuk kesehatan pencernaan adalah dapat dikonsumsi secara langsung, dengan cara meminum rebusan daunnya. 

Selain itu, daun bidara juga dapat membantu mengeluarkan berbagai racun dalam pencernaan sehingga mampu mencegah terjadinya infeksi pada saluran pencernaan.

7. Meredakan gangguan lambung

Daun bidara juga bermanfaat untuk meredakan gangguan lambung. Mereka yang mengalami gangguan lambung atau maag, biasanya karena pola makan yang kurang teratur. Saat asam lambung naik, cobalah untuk membuat jus daun bidara atau bisa mengonsumsi air rebusannya.

8. Membantu mengatasi masalah keputihan

Keputihan adalah salah satu masalah yang sering terjadi pada beberapa wanita. Bahkan, keputihan bisa menyebabkan rasa tidak nyaman atau gatal di area vital. Mengonsumsi daun bidara direkomendasikan kepada mereka yang mengalami keputihan.

Karena daun bidara memiliki kandungan anti jamur dan anti bakteri sehingga dapat mengurangi efek tidak nyaman dari keputihan.

Untuk penggunaany,a kamu dapat mencampurkan air rendaman daun bidara untuk membersihkan area tersebut, lakukan beberapa kali sehari atau saat setelah selesai mandi.

9. Meredakan wasir

Daun bidara juga berfungsi meredakan gangguan wasir. Penyakit ini sangat mengganggu saat kamu melakukan aktivitas, apalagi ketika harus banyak duduk ini sangat menyiksa.

Untuk meredakannya, kamu bisa meminum air rebusan air bidara atau juga bisa dibuat jus. Demi hasil yang maksimal, kamu bisa tumbuk halus daun bidara dan balurkan pada daerah yang terjangkit wasir.

10. Untuk mengatasi kulit kering

Jika kulit wаjаh kаmu terasa kеring sеhingga menyebabkan wajah terlihat kusam, bisa dicoba untuk menggunakan daun bidara sebagai masker untuk mengatasi masalah tersebut.

Caranya kamu bisa mengambil daun bidara yang masih segar, kemudian hаncurkаn dаn tambahkan dеngаn sеdikit аir. Daun bidara yang berguna sebagai masker ini jugа bisа dicаmрur dеngаn mаdu.

Selanjutnya, olеskаn mаskеr daun bidara  раdа sеluruh реrmukааn wаjаh, sebelum tidur. Sеtеlаh itu diаmkаn bеbеrара mеnit, lаlu bilаs mеnggunаkаn аir hаngаt. Gunаkаn sеcаrа rutin аgаr hаsilnyа mаksimаl.

DAUN PUNGPURUTAN/PUYUTAN

 Manfaat Daun Pulutan – Nama Pulutan memang kurang populer di tengah masyarakat. Perlu Anda ketahui bahwa tumbuhan herbal yang satu ini bernama ilmiah Urena lobata. Pulutan masih berkerabat dengan tanaman Gandapura, Waru, dan Sidaguri. Pulutan termasuk golongan tanaman perdu dan memiliki bunga cantik berwarna ungu. Biji Pulutan yang sudah kering bisa menempel pada banyak objek yang bersentuhan dengannya. Jadi, jangan heran jika Anda berjalan-jalan di kebun atau pematang sawah, ada butiran kecil yang menempel di celana. Tidak menutup kemungkinan itu adalah biji Pulyuta

1. Digigit ular berbisa

Bisa dari ular yang menggigit tubuh manusia cukup membahayakan. Bahkan jika dosis bisanya tinggi, bukan tidak mungkin mengakibatkan manusia meninggal dunia. Oleh karena itu, ular memang salah satu hewan berbisa yang ditakuti banyak orang. Namun demikian, Anda pun juga dapat berjaga-jaga jika sewaktu-waktu ada ular berbisa yang menyerang dan berhasil menggigit.

Salah satu hal yang bisa Anda lakukan, yaitu menetralisir racun berbisa ular dan mengeluarkannya. Anda pun dapat memakai daun Pulutan untuk menetralisir racun dari bisa ular. Cara membuat ramuannya, yaitu, silakan menyiapkan segenggam daun Pulutan yang masih segar dan sudah dicuci bersih. Setelah itu, tumbuk hingga halus dan tempelkan pada bekas gigitan ular. Diamkan beberapa saat sembari Anda meminta pertolongan atau menuju rumah sakit untuk mendapatkan perawatan lanjutan.

2. Menyembuhkan disentri dan diare

Penyakit Diare atau Disentri merupakan dua penyakit yang menyerang bagian perut. Kedua penyakit itu disebabkan oleh kuman dan bibit penyakit yang masuk ke dalam tubuh melalui sistem pencernaan. Oleh karena itu, Anda jangan sampai mengkonsumsi makanan atau minuman sembarang jika tak ingin menderita disentri atau diare

Tidak sedikit orang yang menderita penyakit bisul di bagian tubuh tertentu. Bisulan itu sendiri merupakan benjolan yang disebabkan oleh kuman penyakit dan kotoran yang menutupi pori-pori kulit serta menginfeksinya. Lama-kelamaan, benjolan itu akan membesar dan berisi campuran darah dan nanah. Tentu saja sangat sakit rasanya, apalagi jika benjolannya tersentuh atau tergencet. Sebenarnya, bisul dapat sembuh dengan sendirinya tanpa harus diobati khusus. Namun demikian, bagi sebagian orang sangat ingin menyembuhkan bisulan yang dideritanya secepat mungkin. Dengan begitu, penyakit kulit itu tidak akan mengganggu lagi aktivitas sehari-hari.

Salah satu cara menyembuhkan bisul yang direkomendasikan, yaitu memakai Pulutan. Lebih spesifik lagi, bunga Pulutan yang warnanya cukup indah tersebut. Anda cukup mengambil bunga Pulutan secukupnya, lalu tumbuk hingga halus. Selanjutnya, tempelkan di bagian kulit yang bisulan dan diamkan beberapa saat. Tidak perlu ditutupi bagian bisulan tersebut agar terkena udara segar. Lakukan cara semacam itu setiap hari hingga bagian bisul mengering dan mengelupas sendiri. Silakan mempraktikkannya sendiri di rumah jika suatu saat nanti Anda menderita bisulan.

4. Mengobati keselo dan memar

Khasiat Pulutan berikutnya, yaitu mengobati keseleo dan memar yang bisa Anda derita sewaktu-waktu. Keduanya tidak bisa dihindari saat Anda terjatuh atau terluka akibat berbagai aktivitas tertentu. Keseleo disebabkan oleh bagian saraf, urat, atau otot yang tertarik atau sejenisnya saat Anda terjatuh. Sementara itu, memar pada kulit juga disebabkan oleh terjatuh ataupun terluka. Biasanya, banyak orang mengoleskan balsem atau minyak khusus, lalu diurut pada bagian yang keseleo. Sementara untuk luka memar, mayoritas lebih senang mengobatinya dengan cairan antiseptik yang banyak dijual bebas.

Ternyata, Anda pun juga dapat mengobati keseleo dan memar secara alami, tanpa perlu memakai obat-obatan modern. Anda cukup menyiapkan daun Pulutan secukupnya terlebih dulu. Bersihkan hingga bersih, lalu tumbuk hingga halus. Tidak perlu direbus, diseduh, atau pengolahan lainnya karena dapat melunturkan bahan herbalnya. Setelah itu, tempelkan ramuan itu pada bagian tubuh yang keseleo atau memar. Diamkan beberapa saat hingga Anda merasa baikan. Lakukan cara ini secara teratur karena tidak akan membuat efek samping pada kesehatan tubuh Anda. Tidak ada salahnya membuktikan sendiri cara tersebut di rumah.

Baca juga : Manfaat Buah Oak Untuk Kesehatan

Demikianlah beberapa khasiat yang bisa Anda dapatkan dan rasakan dari tanaman Pulutan. Mulai dari bagian daun, akar, dan daunnya bisa dimanfaatkan secara maksimal untuk mengobati penyakit dan gangguan kesehatan tertentu. Namun untuk amannya, sebaiknya Anda mengkonsultasikan terlebih dulu pada dokter atau praktisi kesehatan. Semoga informasi Khasiat Pulutan seperti yang ditulis di atas bermanfaat untuk Anda sekalian.

5 Tanaman Obat Berdaun di Rumah

 Beberapa tumbuhan berdaun yang ada di rumah pun tak kalah berkhasiat sebagai obat keluarga.

Ada yang untuk kecantikan, ada pula yang bermanfaat untuk masalah perempuan.

Beberapa tanaman herbal berdaun tersebut antara lain sebagai berikut:

1. Lidah Buaya

Tanaman Herbal

Sari lidah buaya atau kerap disebut aloe vera beberapa waktu ke belakang ini sangat digemari oleh perempuan.

Banyak disebutkan, ekstrak aloe yang diusapkan pada wajah mampu menjaga kelembapan dan menghambat penuaan.

Tidak perlu membeli, jika tanaman herbal ini tumbuh di rumah, kamu pun bisa memanfaatkannya sesuka hati.

Biasanya aloe yang telah dibersihkan digunakan sebagai pelembap serta penebal rambut.

Sementara itu untuk kebutuhan medis atau obat, lidah buaya bisa membantu penyembuhan luka pada kulit dengan lebih cepat.

Bila diminum, manfaatnya sangat baik untuk sistem pencernaan.

2. Daun Seledri

Tanaman Herbal

Seledri umumnya digunakan sebagai pelengkap makanan berkuah atau oseng-oseng.

Rasanya gurih dan menambah citarasa tersendiri pada makanan.

Orang-orang di tanah Sunda biasanya melahap seledri mentah sebagai lalapan.

Biarpun aromanya banyak tidak disukai, seledri ternyata merupakan tanaman herbal yang baik untuk kesehatan.

Daun dari tanaman ini biasa disulap menjadi obat alami untuk menyembuhkan penyakit:

  • Rematik dan masalah sendi;
  • Menurunkan tekanan darah;
  • Diabetes;
  • Asma;
  • Mata kering.

3. Kangkung

Siapa nih yang tidak kenal tanaman sayur yang satu ini?

Kangkung merupakan sayuran yang sudah sangat umum dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia.

Kandungan tanaman hijau yang sangat segar ini ternyata tidak hanya serat, namun ada juga zat besi yang tinggi.

Manfaat pengobatan dari sayur yang merupakan tanaman herbal ini antara lain untuk mengatasi:

  • Cacar air
  • Migrain dan sakit kepala
  • Lemah syaraf
  • Sakit gigi dan sariawan
  • Wasit dan sembelit
  • Insomnia.

4. Pasak Bumi

Saat melihat iklan-iklan obat kuat, kata-kata “pasak bumi” sering kali disebut-sebut.

Pasak bumi sendiri bukan merujuk pada ramuan khusus, melainkan nama lain sebuah tanaman herbal yaitu tongkat ali.

Khasiat dari pasak bumi antara lain ialah:

  • Menurunkan stres
  • Meningkatkan energi
  • Menyuburkan pria yang mengalami disfungsi seksual
  • Obat kuat tahan lama
  • Viagra alami
  • Membesarkan otot
  • Mencegah penuaan dini.

5. Daun Kelor

tanaman toga daun kelor

Pohon kelor banyak dijumpai tumbuh di rumah-rumah Indonesia.

Daun dari pohon ini ternyata punya sejuta manfaat untuk tubuh, lho!

Tanaman daun bernama latin Moringa oleifera ini pun disebut-sebut mampu menangkal virus corona.

Melansir situs doktersehat.com, tiap 100 gram daun kelor mengandung senyawa:

  • 6,78 mg karoten atau vitamin a
  • 0,06 mg tiamin atau vitamin b1
  • 0,05 mg riboflavin atau vitamin b2
  • 0,8 mg niasin atau vitamin b3
  • 220 mg vitamin c.

Di sisi lain, daun kelor pun mengandung protein, lemak, hingga serat yang baik untuk tubuh jika dikonsumsi dengan pas.

Tak heran ya daun ini bisa membuat tubuh jadi sehat!

4 Tanaman Toga Berbunga yang Berkhasiat

 Bunga-bunga cantik yang menghiasi halaman rumah juga ternyata menyimpan khasiat mujarab untuk penyembuhan.

Apakah beberapa di antaranya ada yang kamu pelihara di depan rumah?

Yuk, cari tahu jenis tanaman herbal berbunga tersebut di bawah ini!

1. Kumis Kucing

Tanaman Herbal

Bunga kumis kucing memiliki warna putih dengan bentuk memanjang layaknya kumis dari hewan kucing.

Tanaman herbal ini banyak tumbuh di Indonesia, termasuk di pekarangan rumah.

Kumis kucing yang tumbuh di Indonesia memiliki kekhasan kandungan zat aktif seperti orthosiphon, sinensetin, lipophilic, flavonoid, orthosiphol, dan rosmarinic acid.

Kandungan tersebut hanya dimiliki kumis kucing yang tumbuh di daerah tropis dan subtropis.

Itu dia mengapa tanaman herbal ini memiliki manfaat yang baik untuk kesehatan, di antaranya:

  • Mengobati penyakit-penyakit yang berhubungan dengan organ ginjal;
  • Menyembuhkan diabetes, hipertensi, dan asam urat.

2. Kemuning

Tanaman herbal

Dilansir Indonesia dari situs tanamtanaman.com, tanaman kemuning kerap dijadikan bunga hias di rumah.

Belum banyak yang tahu bahwa bunga cantik ini memiliki kandungan 60 senyawa minyak atsiri.

Tidak hanya itu, di dalam kemuning pun terkandung kumarin, flavonoid, alkaloid indol dan tannin, saponin, dan glikosida jantung.

Disebutkan, ekstrak dari tanaman herbal ini berfungsi untuk menurunkan jumlah glukosa di dalam darah.

3. Bunga Kenop

tanaman herbal keluarga

Punya warna yang cerah dan bentuk yang unik, bunga kenop kerap dijadikan hiasan di halaman rumah.

Di balik itu, tanama yang juga dikenal sebagai bunga kancing atau kembang puter ini ternyata bermanfaat sebagai obat-obatan alami.

Bunga asal Amerika yang juga tumbuh di Asia ini dapat digunakan sebagai penyembuh batuk, demam, sakit kepala, radang mata, disentri, penambah nafsu makan, hingga asma.

Cara menggunakannya adalah dengan merebus beberapa kuntum bunga ditambah dengan tanaman jahe.

Baik kering atau masih segar, air rebusan bunga kenop dan jahe dapat diminum tiga kali sehari.

4. Bunga Matahari

tanaman herbal keluarga

Bunga matahari dapat memberikan tampilan hangat di pekarangan rumah.

Tak hanya itu saja ternyata, sebab bunga ini mengandung banyak manfaat lain baik dari biji hingga minyak yang dimilikinya.

Biji dan minyak bunga matahari mengadung banyak vitamin, magnesium, kalsium, hingga kalium.

Sebab itu, bunga matahari sangat bermanfaat sebagai obat herbal keluarga.

Misalnya saja, biji bunga matahari manjur untuk:

  • Membantu mencegah keram otot;
  • Menjaga kesehatan kulit;
  • Mencegah osteoporosis;
  • Mengurangi sakit pada kepala; hingga
  • Mencegah diabetes.

Lalu, manfaat dari minyak bunga matahari ialah:

  • Nutrisi baik untuk yang sedang diet karena mengadung omega- 6; dan
  • Dapat menjadi obat anti inflamasi.

tanaman herbal dari rempah

 Rempah-rempah merupakan bahan dasar dari obat tradisional ala Indonesia alias jamu.

Berbagai tanaman herbal alias tanaman toga ini pun kerap berada di halaman atau kebun mungil rumahan.

Kerap dijadikan bumbu masakan, ini dia beberapa khasiat dari tujuh nama tanaman rempah yang bisa dikembangkan sendiri di rumah:

1. Kunyit

Rempah kunyit atau biasa disebut turmeric dalam bahasa Inggris…

…Kerap dijadikan pewarna alami untuk nasi tumpeng atau nasi kuning.

Rempah kunyit kerap dijadikan pewarna alami untuk nasi tumpeng atau nasi kuning.

Rasa serta aroma kunyit di dalam makanan begitu khas, begitupula ketika ia dijadikan bahan membuat jamu siap minum.

Cukup banyak manfaat tanaman obat satu ini, antara lain:

  • Menghilangkan bau badan;
  • Membunuh virus;
  • Menurunkan tekanan darah yang tinggi
  • Menyembuhkan radang gusi;
  • Membantu mengembalikan siklus menstruasil
  • Mengurangi rasa gatal;
  • Meredakan demam.

Konsumsi kunyit yang telah dihaluskan dan rebus dengan air untuk merasakan manfaatnya yang maksimal.

2. Kencur

Tanaman Herbal

Selain kunyit, kencur pun merupakan tanaman herbal yang kerap diubah menjadi jamu.

Mbok-mbok jamu menyajikan kencur dalam bentuk minuman dengan campuran air beras.

Rasanya nikmat dan menghangatkan. Pasti beberapa di antara sering mengonsumsinya 

Manfaat dari rempah tanaman herbal ini banyak sekali ternyata. Beberapa di antaranya ialah:

  • Sakit kepala
  • Masuk angin
  • Batuk dan flu
  • Sakit perut karena mulas dan diare
  • Keseleo dengan mengompreskan kencur tumbuk
  • Membersihkan darah kotor
  • Mencegah batu ginjal.

3. Kayu Manis

Tanaman Herbal

Rempah lain yang biasanya bisa dikembangkan di rumah serta dipanen sendiri ialah kayu manis.

Mencampur tanaman herbal satu ini sebagai bumbu masakan dapat menambah aroma yang menggugah selera.

Kayu manis pun kerap digunakan untuk campuran minuman seperti wedang dan juga teh manis.

Dicampur madu tentu akan membuat minuman dengan kayu manis jadi lebih terasa sedap.

Banyak sekali kandungan baik yang terdapat dalam kayu manis.

Mereka adalah anti inflamasi, anti infeksi, anti mikroba, antioksidan, polifenol, zat besi, kalsium, dan juga mangan.

Berkat kandungan tersebut, kayu manis bisa bermanfaat sebagai obat tradisional keluarga untuk:

  • Mencegah sakit jantung;
  • Mencegah kanker;
  • Mengurangi peradangan (sendi dan lainnya);
  • Meringankan perut kembung;
  • Mengurangi rasa nyeri akibat rematik;
  • Mengobati infeksi saluran pernafasan

4. Jintan Hitam

Tanaman Herbalpernah dengar soal habbatusauda?

Obat herbal ini disebut-sebut digunakan oleh Nabi Muhammad SAW untuk pengobatan di zaman dulu.

Habbatusauda sendiri dikenal sebagai jintan hitam di Indonesia.

Manfaat dari tanaman herbal jintan hitam antara lain adalah:

  • Pereda nyeri (analgesik)
  • Anti bakteri, radang, maag, hipertensi, bakteri, virus, dan jamur
  • Menangkal gangguan imun
  • Obat diabetes, kanker usus besar, anomali pada saluran pencernaan, alergi, dan juga asma.

Di pasaran obat alami dan herbal ini dijual dalam bentuk kapsul.

Kapsul tersebut berisi butiran jintan hitam dan juga minyak.

Rasanya memang mungkin sedikit aneh dan membekas, namun khasiatnya luar biasa baik bukan?

Nah, menanam jintan hitam dan mengolahnya untuk dikonsumsi akan sangat baik deh untuk kesehatanmu!


5. Kapulaga

Tanaman Herbal

Tanaman rempah kapulaga sering dimanfaatkan sebagai bumbu masak untuk makanan timur tengah.

Tak hanya itu ternyata manfaatnya.

Buah, batang, hingga akar dari tanaman ini juga bisa dimanfaatkan sebagai tanaman herbal untuk membuat obat herbal keluarga yang alami.

Kapulaga disebut-sebut memiliki manfaat diuretik yaitu, melancarkan keluarnya air seni sehingga baik untuk kesehatan ginjal.

Di sisi lain, tanaman herbal kapulaga bagian biji dimanfaatkan untuk mengatasi:

  • Hipertensi karena dapat melancarkan sirkulasi darah;
  • Susah buang air besar dan diare;
  • Gangguan pencernaan.

6. Jahe

Menghangatkan diri di tengah udara dingin seperti sekarang ini bisa dilakukan dengan mengonsumsi minuman jahe hangat.

Di Indonesia sendiri, jahe banyak dibudidayakan dengan berbagai macam jenis.

Bahkan menumbuhkan tanaman herbal ini di halaman rumah pun bisa dilakukan.

Beberapa jenis jahe tersebut antara lain jahe kuning, jahe merah, dan juga jahe gajah.

Nah, bukan hanya menghangatkan tubuh, jahe juga memiliki manfaat untuk kesehatan seperti:

  • Meringankan nyeri perut saat menstruasi;
  • Mengatasi sakit perut, diare, muntah, dan mual saat hamil
  • Meredakan nyari dada, sakit punggung bawah, dan nyeri otot
  • Mengobati masalah infeksi pada saluran pernafasan bagian atas.

7. Temulawak

Tanaman Herbal

Temulawak memiliki bentuk seperti kunyit namun dengan ukuran yang lebih besar.

Tanaman herbal satu ini kerap diubah menjadi obat penambah nafsu makan untuk anak-anak.

Nama lain dari tumbuhan ini sendiri ialah curcuma.

Beberapa manfaat lain dari temulawak ialah:

  • Mengatasi pegal badan
  • Obat masalah perut seperit maag, kembung, dan diare
  • Membantu pencegahan penggumpalan
  • Anti radang
  • Obat sakit kuning.

8. Lengkuas

Siapa sangka lengkuas atau kerap disebut laos juga termasuk dalam tanaman obat rumahan?

Salah satu jenis umbu-umbian yang tergolong rempah ini umumnya digunakan sebagai bumbu memasak.

Adapun beberapa manfaat tanaman herbal lengkuas antara lain:

  • Menurunkan demam
  • Meningkatkan jumlah sperma
  • Memperlancar pencernaan
  • Menyembuhkan sakit perut serta muntah
  • Menurunkan kolesterol
  • Mencegah kanker dan tumor